Bp H.Ahmad Jatika presenter Padi Organik NOSC
Budidaya padi sistem SRI Organik menurut NOSC Nagrak
Sukabumi diantaranya adalah sebagai berikut :
Pengolahan tanah dilakukan dengan menggunakan Ternak atau
Traktor sesuai dengan situasi dan kondisi, Pemberian kompos
sebanyak 5 - 7 ton/Ha atau tergantung kesuburan tanah.
Cara menguji Benih
Uji benih
dengan menggunakan larutan air garam dengan konsentrasi 2%. Sebelum benih direndam
dalam larutan, dicoba dengan menggunakan telur, Apabila telur mengapung
maka pengujian benih dapat dilakukan dengan cara memasukkan benih kedalam
larutan tadi dimana bila benih tenggelam berarti benih tersebut baik dan
dipilih untuk ditanam, sedangkan bila benih yang di masukkan larutan tersebut
ada yang terapung berarti harus dibuang.
Persemaian
Persemaian dalam skala
luas dilakukan pada lahan pekarangan dan Lapisi plastik supaya akar tidak tembus. Isi tanah dicampur kompos dengan perbandingan 1 : 1
dan taburkan benih yang sudah dilakukan uji benih. Persemaian skala sempit dilakukan dengan nampan atau besek
dan persemaian umur 5-7 hari siap tanam. Jarak tanam dengan 30 x 30 atau 40 x 40 dengan menggunakan alat
yang biasa di sebut Marker/Caplak.
Penaman dengan ketentuan perlakuan sebagai berikut :
- Tanam pindah tidak lebih dari 15 menit,
- Bibit muda 5-7 hari , tunggal, dangkal, akar horizontal
Petakan sawah tidak digenangi, air cukup tersedia di saluran. Tidak menggunakan Pestisida An-organi, artinya dalam pengendalian hama menggunakan musuh alami saja.
- Tanam pindah tidak lebih dari 15 menit,
- Bibit muda 5-7 hari , tunggal, dangkal, akar horizontal
Petakan sawah tidak digenangi, air cukup tersedia di saluran. Tidak menggunakan Pestisida An-organi, artinya dalam pengendalian hama menggunakan musuh alami saja.















0 komentar:
Post a Comment